9.18.2009

did I or didn't I?

gue berubah ga sih?


that's the big question.


sebenernya, nggak ada yang bilang kalo gue ga sama kayak dulu. tapi gue ngerasain sendiri. dan apakah emang bener? T_T haaaaah~ mungkin kalian mikir gue sok melodramatic n drama queen bgt, tapi gue bener2 bingung yo~


sebenernya semua orang pasti berubah ya? hehehehe. cuma belakangan gue ngerasa aneh sama diri gue sendiri. seolah2 gue ga kenal diri gue sendiri! seolah di dalem diri gue ada 2 kepribadian yang selalu berdampingan. selama ini kedua kepribadian itu berjalan sejajar, tapi sekarang, rasanya seperti satu dari mereka jalan lebih cepat dan berusaha meninggalkan yang laen.


oke, sebutlah kepribadian yang pertama itu jiwa gue. sementara yang kedua itu adalah roh gue.


hmm, gue mau sok pinter dulu di sini. bagi yang gatau bedanya roh ama jiwa, here's a bit of explanation: jiwa adalah bagian dari diri kita yang ga solid, ga kea fisik; jiwa adalah semacem roh (tapi bukan roh) yang menyebabkan kita memiliki napsu, keinginan, dst dsb. jiwa disebut sebagai penghubung fisik dan roh. sementara roh itu sendiri... adalah 'sesuatu' yang bikin kita hidup. tanpa roh, kita mati. roh tingkatannya lebih tinggi dari jiwa, dan roh merupakan sumber dari kebaikan kita, hati nurani kita, roh adalah suatu bagian dari kita yang setingkat lebih atas dan dekat dengan Allah.


bingung? wajar. gue sendiri aja ga gitu ngerti. nganggep gue freak? silakan. gue juga bilang gitu kok. rasanya gue udah ga bisa ngendaliin apa yang gue pikirin n perbuat selama beberapa waktu belakangan ini...


i'm a melodramatic fool. bukan berarti gue ga bahagia sama keadaan gue sekarang ini. gue AMAT TERAMAT SANGAT bahagia. tapi gue merasa gue berubah. ke arah yang jelek ato lebih baik, gue juga gatau. makanya itu gue bingung, huh T.T gue bener2 bahagia dengan hidup gue yang sekarang ini. jauh lebih bahagia daripada yang pernah gue rasain selama 14 taon terakhir. tapi rasanya kebahagiaan itu ga komplit. besar, tapi ada sesuatu yang hilang. dan 'sesuatu' itu bukanlah hal yang pernah hilang dari gue sebelumnya. kenapa ya? rasanya... kosong.
sekali lagi, kosong bukan berarti gue ga bahagia. memang kompleks sih, tapi ya begitulah.


pertanyaannya sekali lagi adalah, apakah gue berubah? apakah gue terlalu fokus pada hal2 baru dan melupakan hal2 lama? mungkin ini yang disebut kritis identitas? hehehehe ^^ mungkin kalian nganggep gue aneh ya, nulis beginian, tapi serius deh, emangnya kalian ga pernah ngerasain kea gini? bingung sama diri sendiri. pasti pernah lah... kalo ga pernah, mungkin BELOM. gue bukan sok tau, tapi menurut gue ga ada satupun manusia yang 100% percaya sama diri sendiri.


kalo ada perubahan yang positif dalem diri gue, mungkin memang ada. gue udah memutuskan buat membuang kepesimisan gue. teman2, apakah menurut kalian gue pesimis ato optimis? dulu gue pesimis banget. karena apa yang selalu gue harapkan, apa yang membuat gue excited, pasti berakhir dengan gue ga bisa mendapatkannya. makanya gue tumbuh jadi orang yang pesimis. gue ga mau kecewa setelah berharap banyak. gue gamau jatuh setelah loncat terlalu tinggi. gue berusaha untuk ga jatuh dengan cara tidak menaikkan harapan gue.

tapi lalu gue belajar satu hal yang lebih penting: kenapa gue harus menjaga diri gue supaya ga jatoh? dan gue menjawab diri gue sendiri dengan alasan, karena jatuh itu sakit, dan gue ga yakin gue mampu kembali bangkit. pertaanyaan selanjutnya adalah: kenapa tidak belajar untuk bangkit saja?


yes guys, janganlah berusaha buat menjaga supaya dirimu tidak terjatuh. yang harus kau pelajari adalah bagaimana kau harus bangkit setelah jatuh itu. kau ga bakal bisa menjamin bahwa dirimu bakal tetap aman dan terhindar dari jatuh sampai selamanya. mungkin kau sudah berusaha sekuat tenaga dan kau berhasil, tetapi lain ceritanya kalau kau dijatuhkan orang lain. tapi, dengan belajar untuk bangkit, berapa kali jatuh pun lo tetep ga bakal dapet masalah kan? lo tinggal berdiri dan jalan lagi. dan semakin sering kau jatuh, semakin akan terasa tidak sakit.


dan saat suatu hari kau sudah terlalu lelah buat bisa berdiri, kalau suatu saat kau sudah terlalu sering jatuh-bangkit sampai kamu uda ga punya tenaga lagi untuk bangkit, ingatlah yang satu ini: saat itu teman-temanmu akan berada di sampingmu untuk menjadi kekuatan penggantimu. wasurenaide, hitori ja nai. don't forget, you are NOT alone.


sori yaa kalo gue sok bijak. ini cuma pemikiran gue doang. gue punya temen yang orangnya agak pesimis, dan gue berharap dy bisa berubah optimis setelah baca ini :) seharian gue mikirin kata2 penyemangat buat bikin dy optimis, dan yang kepikiran cuma yang di atas itulah. hahaha.


oke, back to the real topic. intinya, gue termasuk orang yang agak kurang bisa mengikuti perkembangan gue sendiri. gue pengen supaya, suatu hari nanti, kalo gue udah bener2 berubah ke arah yang jelek, tolong peringatkan gue. gue tau ga semua perubahan itu baik. dan gue mash dalem kondisi terombang-ambing dalem menentukan mana yang baik buat gue dan mana yang nggak.


yeaaaah, i'm so melodramatic.


pokoknya sampe situ aja dulu deh, intinya gu bener2 lagi bingung sama diri gue sendiri :P hehehe


~XOXO, mrs. okamoto

0 Comments:

Post a Comment

<< Home